Rabu, 07 Oktober 2015

HAK DAN KEWAJIBAN,MENJADI MANUSIA YANG BAIK



HAK DAN KEWAJIBAN
       Hak adalah kekuasaan seseorang untuk melakukan sesuatu untuk melakukan sesuatu yang telah itentukan oleh undang-undang . Misalnya, hak mendapat pendidikan dasar, hakmendapatrasaaman.atau Hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri.Contoh dari hak adalah:
  1. Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum;
  2. Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak;
  3. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan;
  4. Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai;
  5. Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran;
Sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang harus dikerjakan. Misalnya, wajib mematuhi rambu-rambu lalulintas dan wajib membayar pajak.
Kewajiban merupakan hal yang harus dikerjakan atau dilaksanankan. Jika tidak dilaksanankan dapat mendatangkan sanksi bagi yang melanggarnya.  Atau Kewajiban adalah sesuatu yg dilakukan dengan tanggung jawab.Contoh dari kewajiban adalah:
1.      Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh;
2.      Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda);
3.      Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya;
4.      Setiap warga negara berkewajiban taat, tunduk dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara Indonesia;dan
5.      Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik.

MENJADI MANUSIA YANG BAIK
A.    KEPRIBADIAN
Kepribadian biasanya mengandung dua unsur pokok yaitu unsur kedirian atau .Berbicara tentang kepribadian adalah berbicara tentang siapakah diri kita dan bagaimana menjadi manusia yang baik itu. Sehingga kepribadian dapat diartikan sebagai watak dan tabiat, karakter, pembawaan, sifat-sifat, kejiwaan seseorang. Kepribadian yang baik, biasanya adalah kepribadian yang sesuai dengan ideal masyarakatnya. Seseorang bisa dinilai berpribadi baik, atau berpribadi tidak baik, Berikut ini ada empat jenis kepribaddian dasar manusia.
1.      Sanguins
Mereka ini cenderung populer. Mereka senang bicara tanpa dihentikan. Gejolak emosinya bergelombang dan transparan. Pada suatu saat dapat teriak kegirangan, dan beberapa saat kemudian dapat menangis tersedu-sedu.
2.      Melankolis
Cenderung serba teratur, rapi, terjadwal, tersusun sesuai pola. Umumnya mereka ini suka dengan fakta-fakta, data-data, angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam. Orang melankolis dalam pertemuan cenderung menganalisa, memikirkan dan mempertimbangkan.
3.      Koleris
Mereka ini suka mengatur orang, suka tunjuk-tunjuk atau perintah orang. Ia tidak ingin ada penonton dalam aktivitasnya. Bahkan tamu saja ia bisa suruh untuk melakukan aktivitasnya. Akibat sifatnya yang bossy itu membuat banyak orang membuat banyak orang koleris tidak punya teman. Orang berusaha menghindar, agar tidak jadi korban karakternya. Orang koleris senang dengan tantangan, suka petualangan, tegas, kuat, cepat dan tangkas mengerjakan sesuatu.
4.      Phlegmatis
Kelompok ini tidak suka terjadi konflik, karena itu disuruh apa saja ia mau melakukan, sekalipun ia sendiri tidak suka. Baginya kedamaian adalah segala-galanya. Jika ada pertengkaran ia akan mencari solusi untuk damai. Cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalahnya umumnya sangat menyenangkan. Dengan sabar ia mau mendengarkan, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan menunda-nunda.
Seseorang yang dinilai berpribadi baik, sebenarnya telah mendapatkan pengakuan masyarakatnya sebagai yang pantas dihargai, dan pantas disebut sebagai manusia dalam arti yang sebenar-benarnya
C.    HAMBATAN KEPRIBADIAN
1.      Harga diri yang rendah ( rendah diri )
2.      Perasaan malu
3.      Rasa takut dan depresi
4.      Rasa nafsu ingin memiliki
5.      Rasa Malas
D.      ETIKA KEWAJIBAN DAN KEUTAMAAN
1.      Etika kewajiban menekankan pada apa yang dilakukan oleh manusia (doing). Sedangkan etika keutamaan menekankan manusia harus menjadi orang yang bagaimana (being).
2.      Etika kewajiban  menjawab atas pertanyaan “saya harus melakukan apa” Sedangkan etika keutamaan menjawab atas pertanyaan “saya harus menjadi manusia bagaimana?”
G.    BERPRIBADI BAIK
Manusia yang berkepribadiaan baik biasanya:
1.       Disukai oleh banyak orang,di hargai dan dinilai sebagai orang yang menyenangkan dalam pergaulan
2.       Dianggap sebagai orang yang patut mendapatkan kepercayaan dan penghargaan berupa.jabatan,terpilih menjadi pemimpin,dan dipatuhi orang banyak bila ia memegang pemeritahan
3.       Biasanya adalah orang yang suka melakukan kebaikan dan menjauhi kebathilan dan kejahatan,suka menolong,member perhatian akan kepentingan orang lain
4.       Adalah mereka yang sanggup mengasihi orang lain,betapa pun orang lain itu menyakitkan hati nya,mau mengampuni orang lain,menghargai dan menganggap orang lain sebagi yang berharga dan mampu berbuat sesuatu.ia sanggup memandang orang lain sebagai yangt dapat berkembang,memandang nya secara positif
5.       Tidak lari dari tanggung jawab dan konsekuen sekali dalam bertindak,tanggung jawab adalah sikap yang dijunjung tinggi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar